KEPEMIMPINAN KRISTEN YANG BERKARAKTER DAN BERINTEGRITAS

KEPEMIMPINAN KRISTEN YANG BERKARAKTER DAN BERINTEGRIT

 Karakter pemimpin yang melayani  didasarkan pada beberapa prinsip penting, yaitu

  •  Pemimpin yang melayani dengan kasih dan bukan memerintah dengan otoriter. Dalam bahasa lain, suatu pelayanan Demokratis, yang berkarakter Egaliter.
  •   Kepemimpinan yang bergantung secara total kepada Allah, bukan kepada manusia.  Kita percaya bahwa seseorang menjadi  pemimpin melalui proses yang panjang, termasuk kemampuan yang diperolah melalui pendidikan formal dan non formal. Namun, kesempurnaannya adalah penyerahaan secara utuh kepada Allah.
  •  Keemimpinan yang memuliakan Allah dan bukan diri sendiri. Yang Dalam bahasa sederhana jauh dari sikap kesombongan, kepemimpinan yang mengutamakan kepentingan orang lain, kepemimpinan yang tidak meninggikan dirinya sendiri, kepemimpinan yang berkorban untuk kepentingan orang lain, bukan sekedar kepentingannya sendiri.

Kepemimpinan yang berintegrasi ,yaitu keadaan yang sempurna (perkataan dan perbuatan menyatu pada diri seseorang):

  •   Hidup sesuai dengan apa yang diajarkan
  •  Melakukan apa yang dikatakan
  •   Jujur dengan orang lain
  •   Memberikan yang terbaik bagi  kepentingan orang lain  atau organisasi dari pada diri sendiri
  •  Hidup secara transparan

Integritas kepemimpinan tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, yaitu:

  •  Integritas diri yang menyangkut hubungan dengan diri , dan bagaimana memandang diri, menyadari dan mengakui kelebihan dan kekurangan diri.
  •   Integritas rohani menyangkut kualitas relasi pribadi dengan Allah, takut akan Allah, komitmen kepada Allah, baik dalam perkataan dan perbuatan.
  •  Integritas sosial, integritas etika/moral/sosial dalam hubungan dengan orang lain, sehingga menjadi orang yang dapat menjadi orang yang dapat dipercaya, ada kesatuan antara perkataan dan perbuatan dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
  •   Integritas ekonami, bagaimana melalui harta benda,hubungan dengan benda /uang, materialistis, hedonism, serta penyalahgunaan uang untuk tujuan yang tidak benar, misalnya terkait dengan praktek money politics.
  •  Integritas kerja bagaimana menghargai pekerjaan, rasa tanggungjawab dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan kepadanya.

Ada dua peran kepemimpinan umat kristiani yang sangat menentukan kemajuan bangsa Indonesia ke depan:

  1. Kepemimpinan kerohanian secara internal umat kristiani. Artinya, kontribusi kepemimpinan kristiani yang menumbuhsuburkan kehidupan keagamaan kristiani sendiri.
  2. Kepemimpinan kristiani dalam ruang sosial dan publik ketatanegaraan.

Dalam kaitannya kepemimpinan kristiani, ada beberapa kualitas penting yang menjadi pegangan:

  • Berfikir Universal
  • Menghilangkan rasa (sindrom)minoritas.
  • Memupuk semangat dan nilai pentingnya kualitas.
  • Turut mendorang Demokratisas.
  • Memperjuangkan HAM.
 The inspiration of EXPLO 2012 -SEMARANG 
            By: Maley.....
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.